Friday, December 3, 2010

SAHABAT

Teman-teman, apa sih arti sahabat buat kalian?
Sahabat seperti apa yang mau kalian dapatkan?
Dan jenis macam sahabat seperti apa kalian?
Hhhmm gue seorang yang ga gampang mendapatkan sahabat tapi gue ga pernah memberikan spesifik sahabat seperti apa yang mau saya dapatkan.
Sekitar setahun yang lalu, seorang temanku yang aku kenal dari dunia maya, pernah menulis: “4K (Kejujuran, Kepercayaan, Ketulusan, dan Kesetiaan) sulit sekali ditemukan dalam diri seseorang. Aku ingin mendapatkan sahabat seperti itu.”




Membaca tulisan itu gue langsung seketika itu terusik, dan bertanya dalam hati gue sendiri, “sudahkah dia memiliki 4K itu?”
Yahhh kalo mau jujur-jujuran, orang mana sih yang ga mau mendapatkan sahabat yang sesuai sama 4K itu. Tapi apakah gue udah punya 4K itu untuk sahabat-sahabat gue? Gue rasa belum, gue belum punya 4K itu. Lalu, apakah lo semua udah punya 4K itu?
Heyyy, manusia ga ada yang sempurna. Terkadang atau malah seringkali kita menganggap diri kita sendiri lebih baik daripada orang lain. Gue yakin banget lo semua pasti pernah berkata dalam hati, “halahhh gitu aja ga bisa!”  hayoooo ngaku ga  lo!!!hehehe
4K itu sangat amat sulit ditemukan dalam diri seseorang untuk menjadi kriteria sahabat yang baik. Tapi bagi gue itu ga terlalu penting, karena yang terpenting adalah mendapatkan seorang yang mampu menerima diri kita apa adanya dan tetap bersama kita  walau seluruh dunia memusuhi kita.
Bukan mencari orang yang memiliki 4K itu yang terpenting, namun menemukan seseorang yang mampu bertahan dan memberitahu kita pentingnya 4K dalam sebuah persahabatan ketika kita tidak memiliki salah satu dari 4K tersebut. ketika seseorang itu mampu bertahan dan memberitahukan yang terbaik bagi kita walau terkadang ia rela mengorbankan dirinya maka ia adalah “SAHABAT SEJATIMU”
Selamat mencari sahabatmu! J

KEHILANGAN

Hilang adalah sebuah kata yang dipakai untuk sesuatu yang pernah kita miliki tapi sudah tidak kita milikki lagi karena sesuatu itu pergi entah kemana tanpa kita ketahui/tidak pernah bisa kita temukan lagi (CNTR world ; 2010) *sok-sok an ilmiah hehhe
Pernah ga sih lo ngerasa kehilangan?
Umumnya secara sadar atau tidak sadar, semua orang pasti pernah ngerasa kehilangan. Kalo sadar pasti rasanya sedih banget apalagi kalo hal itu sangat berharga.
Guys, kehilangan bukan berarti dunia berakhir lho. Masih banyak yang bisa kita lakukan setelah kehilangan itu. Jadilah seseorang yang kuat, jangan mau dianggap lemah apalagi menyerah dan sampai mau bunuh diri. Ohhhh NO!!! hilangkan keinginan itu dari pikiran lo semua. Said, “HUSH HUSSH HUSSHH!!!”
Jujur gue pernah berpikiran mau bunuh diri, karena sempat akan kehilangan sahabat yang gue sayangin waktu SMP (masih ababil nihhh.hahhha). Tapi gue sadar itu ga akan memperbaiki keadaan, yang ada malah gue buat orang-orang sekitar gue kecewa. Gue sekarang bahagia karena sahabat-sahabat gue ini ga ninggalin gue sampai sekarang, mereka juga mengajarkan gue nilai kejujuran dalam sebuah persahabatan.
Come on guys, positive thinking!! Anggaplah jika kita kehilangan, maka kita akan diberi kesempatan oleh Tuhan untuk berkembang secara pikiran.
Where do I go, what do I do
I can’t deny I still feel something
And girl, I wish you could say
You feel the same
You’ve broken the bond, I gotta move on
But how do I end this lonely feeling
You’ve gone, I’m here, alone
I guess it’s time to grow
I try to speak,
but my words never catch the air
like you never knew I was there
Take me back to the days
When you really cared
Can we make love re-appear?
I can’t go on the roads too long
And now all is said and done
I can’t go forward
if my heart’s still where I’m coming from
Crying time is over
I know I can’t control her feelings
if my she won’t return
then I guess I’ll be a man and move on
Time to grow and move on
Make life better than it was before
Time to grow and move on
Make love better than I did before
Though you’ve gone
And I’m here, alone
I guess it’s time to grow
-Lemar ft Justine, Time to Grow-

CINTA


“Sebuah kata yang aneh ‘kalo jatuh cinta pasti tai ayam aja rasa dodol’
Rasa tai ayam siapa yang tahu, koq dibilang rasa dodol
Lebih kasian lagi dodol kena fitnah, enak gitu koq disamain sama tai ayam
Sabar ya dodol!!!”
Aku langsung tertawa sampe terkentut-kentut ketika membaca status dari salah satu teman jejaring sosial gue. Sungguh kata-kata yang kreatif dan membuat yang membaca terpingkal-pingkal.
C.I.N.T.A, tunggu dulu ini bukan judul lagu yang lagi di gilai oleh anak-anak ababil berambut lepek, bercelana ngatung, berkancing kemeja mencekik, dan bergaya sok eksis itu lhoo.
Ini adalah sebuah kata yang umum dan jauh sebelum kita menyadarinya, kita sudah mendapatkan rasa ini dari Tuhan dan orangtua kita .
Seiring bertambahnya umur dan dewasanya pikiran kita pasti ada rasa ketertarikan pada lawan jenis dan mencintai mereka.
Sampai sekitar setahun kemarin, aku memposisikan cintaku sangat sederhana. Bagiku cinta yang aku rasakan bisa aku kasih tanpa mengharapannya hal yang sama. Memang persepsi ini tidak pernah salah, namun hanya 2 cinta yang tidak pamrih, yaitu cinta Tuhan dan orangtua.
Ketika cinta dimulai dengan suatu komitmen awal (pacaran), anggapan cinta diatas tidak sepenuhnya benar
Saat aku mencintainya, aku juga ingin dia mencintaiku
Saat aku setia, aku juga ingin dia setia
Saat aku berkorban untuknya, aku ingin dia berkorban untukku
Saat aku memperjuangkan cinta ini, aku ingin dia berjuang bersamaku
Untuk apa mencintai orang yang tidak mencintai kita?
Untuk apa setia pada orang yang tidak pernah setia?
Untuk apa berkorban untuk orang yang tidak mengerti arti sebuah pengorbanan?
Untuk apa berjuang untuk cinta yang ga bisa diperjuangkan bersama?
Karena cinta itu adalah saling melengkapi, saling menerima, saling memberi, dan saling melayani.
Memang pandangan ini egois tapi itulah sebuah komitmen. Suatu komitmen yang bisa kupegang teguh, suatu komitmen yang bisa aku percaya. Suatu komitmen yang berlanjut pada janji di depan Tuhan dan hokum. Suatu komitmen yang berujung pada suatu pembuktian akan ketulusan cinta.
Cinta itu ga butuh kata-kata, ga butuh janji
Cinta hanya butuh bukti. Dan ketika bukti itu hadir, maka saat itu berikanlah cintamu sepenuhnya